Miliki Posisi Strategis, Guru PAUD Wajib Sarjana

Temanggung, Bekanews.com - Momentum Hari Sarjana Nasional yang diperingati pada 29 September, menjadi cambuk bagi guru secara umum yang belum menempuh pendidikan Strata 1 (Sarjana), termasuk guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Itu juga berlaku bagi guru PAUD di Kabupaten Temanggung. “Jika tidak sarjana, karir guru PAUD pasti macet. Kan sudah jelas regulasinya, UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (UUGD), juga Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 16 tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi Guru mewajibkan guru PAUD minimal sarjana. Ini amanat UU," tegas Husna Nashihin, dosen Prodi PIAUD STAINU Temanggung, Jumat (29/9/2017).
UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, dan Peraturan Pemerintah No. 74 Tahun 2008 tentang guru, juga menegaskan, guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi serta sertifikat pendidik.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 16 tahun 2007 mengulas tentang standar kualifikasi dan kompetensi guru, bahwa setiap guru wajib memenuhi standar kualitas akademik dan kompetensi guru yang berlaku secara nasional.  
‘’Peraturan Menteri ini juga menegaskan tentang dua kualifikasi akademik guru, yaitu kualifikasi guru melalui pendidikan formal dan kualifikasi guru melalui uji kelayakan dan kesetaraan. Ini kualifikasi akademik yang dipersyaratkan untuk dapat diangkat sebagai guru dalam bidang-bidang khusus,’’ jelasnya.
Hasna melihat, guru PAUD memiliki peran strategis untuk penguatan anak melalui pendidikan, termasuk di dalamnya guru PAUD di Temanggung. ‘’Namun itu mustahil terjadi, jika guru-guru PAUD di Temanggung masih tertinggal dan belum S1,’’ ungkapnya. (dul

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Miliki Posisi Strategis, Guru PAUD Wajib Sarjana "

Post a Comment