Lakpesdam NU Jepara Sikapi Dugaan Pencemaran Sungai Karangrandu

Jepara, Bekanews.com - Pimpinan Cabang (PC) Lakpesdam NU Kabupaten Jepara menyikpai dugaan pencemaran limbah di sungai Karangrandu, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara. Ada lima tuntutan yang disampaikan sebagaimana siaran pers yang dikirimkan kepada redaksi bekanews.com Kamis (10/8/2017) lalu.
Lima tuntutan itu adalah, pertama, Lakpesdam NU Jepara sangat menyayangkan terjadinya pencemaran di sungai Karangrandu, karena dapat menyebabkan tercemarnya sumber air minum dan irigasi persawahan di desa karangrandu.
Kedua, Lakpesdam NU mendesak pemerintah segera turun tangan melakukan uji laboratorium terkait pencemaran tersebut. Uji laboratorium harus dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah dan independen, agar tidak ada kesan menutup-nutupi permasalahan yang sebenarnya terjadi.
Ketiga, menyayangkan statemen pihak KLH kabupaten Jepara, yang menyatakan perubahan warna dan bau tidak mesti dari limbah. Ini terkesan menutup masalah dan dapat menyinggung perasaan masyarakat yang terkena dampak pencemaran, mengingat selama ini air sungai dalam keadaan normal dan layak untuk dimanfaatkan (konsumsi).
Keempat, menyayangkan lemahnya pengawasan pemerintah terhadap menjamurnya pabrik-pabrik yang mestinya harus diimbangi dengan jumlah pengawas pabrik. Berkaca dari workshop Lakpesdam beberapa bulan lalu, dari banyaknya pabrik di Jepara, hanya dicover oleh dua orang pengawas.
Kelima, Lakpesdam NU Jepara mendesak pemerintah kabupaten agar memberi sanksi tegas, berupa pencabutan izin kepada perusahaan yang terbukti tidak mematuhi ketentuan dan terbukti menimbulkan pencemaran lingkungan.
‘’Kami berharap agar sikap Lakpesdam NU ini segera ditindaklanjuti oleh pihak-pihak terkait, terutama pemerintah daerah Kabupaten Jepara,’’ ujar ketua Lakpesdam NU Jepara, Ahmad Sahil. (qiem)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Lakpesdam NU Jepara Sikapi Dugaan Pencemaran Sungai Karangrandu "

Post a Comment