SNATIF Diikuti 195 Peserta dari 42 Perguruan Tinggi

Kudus, Bekanews.com - Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus (FT UMK), kembali menggelar Seminar Nasional Teknologi dan Informatika (SNATIF). Ini adalah kegiatan serupa yang digelar untuk kali keempat sejak 2014 lalu.
Ketua panitia, Muhammad Arifin, mengatakan, SNATIF 2017 yang mengusung tema ‘’Strategi Pengembangan Perekonomian Masyarakat melalui Gerakan Startup Digital’’, ini dilangsungkan di di Lantai V Gedung J FT UMK, Selasa (25/7/2017).
‘’Untuk topik yang diangkat, meliputi energi, elektronika, informatika, teknik kimia dan pangan, farmasi dan ilmu kesehatan, material teknik dan perancangan, manufaktur dan teknik industri, teknik sipil dan arsitektur, agroteknologi dan ekonomi,’’ ujarnya.
Tahun ini, peserta SNATIF mencapai 192 dari 42 perguruan tinggi di Indonesia. Antara lain dari Universitas Bunda Mulia, Akademi Teknologi Warga Surakarta, AMIK BSI Karawang, Institut Teknologi dan Bisnis Kalbis, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Politeknik Elektronika Negeri Sriwijaya, dan Politeknik Elektronika Negeri Malang.
Selain itu, ada STMIK Duta Bangsa Surakarta, STMIK Nusa Mandiri Sukabumi, STMIK Raharja, STMIK Widya Pratama, STT Nurul Jadid, Udinus Semarang, Unikom Bandung, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Universitas Al-Azhar Indonesia, Universitas Atmajaya Yogyakarta, Universitas Bhayangkara Surabaya, serta Universitas Brawijaya Malang.
‘’Lainnya, Universitas Budi Luhur, Universitas Gadjah Mada, Universitas Ibn Khaldun Bogor, Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Unmer Malang, UNJ, Unnes, Universitas Pelita Harapan, Universitas Sains dan Teknologi Jayapura, Universitas Sanata Dharma, UNS Surakarta dan Universitas Tidar,’’ jelasnya.
Kegiatan yang dibuka Rektor Dr. Suparnyo SH. MS. dan dihadiri pimpinan universitas dan lembaga seperti Dr. Murtono M.Pd., Dr. Drs. M. Zainuri MM., Rohmad Winarso ST. MT.,  Dr. Subarkah SH. M.Hum., Dr. Mamik Indaryani MS., Rina Fiati ST. M.Cs dan Ir. Shodiq Eko Arianto MP., ini menghadirkan dua narasumber kunci, yaitu  Associate Professor Ferry Jie Ph.D (Edith Cowan University, Western Australia) dan Arif Setiawan (Co-Founder Limakilo.id).
Perkembangan teknologi dan informasi demikian pesat, namun masih belum digunakan secara optimal. Sebuah laporan dari Bank Dunia menyebutkan, di saat internet, telepon seluler (ponsel) dan teknologi digital lain menyebar dengan cepat di seluruh negara berkembang, namun dividen digital yang diharapkan, yaitu pertumbuhan lebih tinggi, pekerjaan lebih banyak, dan layanan publik lebih baik, ternyata belum mencapai harapan,’’ katanya.
Padahal semestinya, lanjutnya menambahkan, teknologi digital dapat mengubah ekonomi masyarakat dan lembaga publik. ‘’Tema Strategi Pengembangan Perekonomian Masyarakat melalui Gerakan Startup Digital yang diusung dalam SNATIF, bertujuan mendorong semua stakeholders agar bisa berperan aktif dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat,’’ ungkapnya. (din)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "SNATIF Diikuti 195 Peserta dari 42 Perguruan Tinggi"

Post a Comment