Mendongeng Asah Imajinasi dan Kreativitas Anak

Kudus, Bekanews.com - Mendongeng menjadi salah satu metode pembelajaran yang direkomendasikan untuk lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Belajar melalui mendongeng bisa membentuk watak, karakter, sikap dan mental peserta didik sebagaimana tokoh-tokoh heroik yang ada dalam sebuah dongeng.
Belajar dengan menggunakan metode ini juga bisa menjadikan peserta didik lebih fokus dan interaksi yang terbangun menjadi lebih komunikatif dan menarik. Untuk itu, kemampuan mendongeng para pendidik di lembaga PAUD perlu dikembangkan dan dilatih terus menerus.
Sebab, mendongeng tidak sekadar bercerita tentang sesuatu, namun sarana menyampaikan pesan sesuai dengan karakter masing-masing tokoh yang ada dalam dongeng. ‘’Untuk itu, pendongeng harus mampu memeragakan berbagai macam karakter tokoh melalui mimik, ekspresi, dan intonasi bahasa secara verbal,’’ ujar Edy Supratno dari Omah Dongeng Marwah.
Dalam pelatihan mendongeng bagi pendidik PAUD yang diselenggarakan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Kecamatan Jekulo, Sabtu (11/3/2017), Edy mengutarakan, mendongeng sudah ada di dunia sejak abad VII SM di India, dan kemudian berkembang di berbagai belahan negara, termasuk Indonesia.
‘’Mendidik anak melalui dongeng, memiliki banyak manfaat. Antara lain membangun kemampuan literasi dan berbahasa anak, melatih daya konsentrasi, membuka cakrawala pengetahuan anak, mendorong minat baca anak, dan merangsang imajinasi, fantasi, dan kreativitas anak,’’ terangnya dalam pelatihan yang digelar di Aula UPT. Pendidikan Kecamatan Jekulo dan dibuka oleh H. Tugiman S.Pd. M.Pd. (Nikmah)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mendongeng Asah Imajinasi dan Kreativitas Anak "

Post a Comment