Santri Dididik Agar Melek Teknologi Informasi

Kudus, Bekanews.com - Agar tidak sekadar menjadi konsumen dari perkembangan teknologi informasi global seperti era sekarang, santri harus mengambil peran dalam dalam melakukan dokumentasi dan penyebaran informasi, baik dalam bentuk teks (narasi) maupun video yang kemudian diunggah ke media sosial seperti youtube.
Dalam rangka itulah, Pusat Studi Pesantren dan Suara Pesantren menggelar Workshop Video Making untuk Santri di @Hom Hotel pada 7-11 September 2016. Savic Ali, salah satu narasumber, mengemukakan pentingnya menguasai teknologi informasi di dunia digital.
Menurutnya, pengguna internet di Indonesia saat ini tak kurang dari 100 juta dan pengguna media sosial sekitar 80 juta. ‘’Ini informasi saya dapat saat bertemu dengan orang google,’’ ujar Savic Ali yang juga mantan Pemimpin Redaksi NU Online itu.
Jika bisa memanfaatkan teknologi informasi dengan baik, apalagi dengan banyaknya pengguna internet dan media sosial yang sangat banyak itu, maka dakwah pun bisa dilakukan dengan media sosial.
‘’Dakwah bisa dilakukan melalui media sosial. Dampaknya pun luar biasa, karena penggunanya yang sangat besar. Pengguna HP saat ini jumlahnya lebih dari penduduk bumi, karena satu orang bisa memiliki HP lebih dari satu,’’ terang direktur Aplikasi NUTIZEN tersebut. (BNC-01)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Santri Dididik Agar Melek Teknologi Informasi "

Post a Comment